Assalamu'alaikum

Dunia Cinta

November 28, 2007

Pelajaran dari Caca

Filed under: C3r1t4 AisYa

Hari ni ayah dapat pelajaran berharga dari Caca. Ceritanya nih sebelum ke wnet tadi di rumah tetangga ada anak yang menangis. Terus ayah bilang gini tuh dengar Ca, ada yang nangis. Ayah terus menirukan suara anak yang menangis tersebut. Dengan santainya Caca bilang, gak boleh gitu Yah. Ayah dulu pasti juga begitukan? Hua..ha..ha.. aku ketawa mendengarnya sambil bilang Ayah kapok.. Ayah mesem sambil ketawa.

Bye everyone. 

Caca get ill

Filed under: Daily Diary

Dah dua hari ini caca sakit. Awalnya karena makan chiki dua hari berturut2 di sekolah dan sayangnya aku baru tau ketika dia mulai batuk. Kutanyakan padanya kenapa batuk dan caca menjawab kalau dia dua hari makan chiki. Oalah Nak, kan Bunda bilang nggak boleh makan chiki kataku dengan sedikit galak. "Pengen Bun, karena teman2ku semua makan chiki," katanya menjawab. Aku hanya bilang menggeleng kepalaku. Duh Nak, bukannya Bunda nggak bolehin tapi Caca gampang batuk kalau makan chiki dan dokterkan udah bilang nggak boleh. Begitu kataku sejelas2nya. Tapi mau gimana lagi. Akhinya kemarin waktu pulang sekolah badannya panas dan terlihat lemes. Setelah dia makan siang langsung aja kuberikan obat penurun panas. Ternyata panasnya cuma sebentar aja turun abis itu naik lagi. Malamnya Caca kami bawa ke klinik dan disana oleh dokternya langsung disuruh cek darah khawatir kena db. Alhamdulillah setelah hasil lab keluar ternyata trombositnya normal hanya leukositnya yang tinggi. Akhirnya dokternya kasih obat radang/batuk, penurun panas dan antibiotik yang dicampur jadi satu kaya puyer gitu. Alhamdulillah setelah minum obatnya panas caca langsung turun.

Hhh.. terus terang nih, aku panik kalau Caca sakit makanya aku suka over protective dalam hal makanan padanya biar nggak sakit. Satu lagi nih Caca tuh nggak terlalu doyan buah. Yang dia suka hanya apel itupun kalau lagi pengen padahal aku dan ayahnya sering banget ngajakin makan buah dia tetap nggak tertarik. Hmmm..

Tapi syukurlah saat aku posting ini dia sudah ceria dan kembali bermain seperti biasa.

Bye everyone.

November 23, 2007

Auk ah, Gelap..

Filed under: Daily Diary

Beberapa hari nggak ngeblog kepalaku penuh dengan tulisan2 dan kalau nggak segera di paste ke blog akan menghilang perlahan. Yup.. ni dia beberapa hal yang mengganggu kepalaku beberapa hari ini.

20 November kemarin malam di sekitar tempat tinggalku mati lampu lagi setelah kemarin siangnya juga mati lampu. Aku mulai ngedumel dalam hati. Trus karena malas kegelapan akhirnya kami, aku, ayah dan caca jalan2 ke timbau. Di kejauhan tidak terlihat lampu2 jembatan kutai kartanegara yang biasanya terang benderang. "Wah, ternyata mati lampu total, pikirku. Tapi ternyata perkiraanku salah. Ada 2 kantor pemerintahan yang begitu terang benderang dengan seluruh lampu taman seperti janur menyala, berkelap kelip. Oh God, gimana ini. Kantor yang jelas2 gak ada penghuninya kecuali mungkin wakar bersinar dengan terang sementara pasar yang juga jelas2 tempat segerombol orang mencari nafkah gelap total. Yang beruntung hanya mereka yang memiliki genset sehingga bisa sedikit memberikan cahaya di kegelapan. Begitu juga kami para pencari nafkah yang mengandalkan listrik. Kalau sudah mati lampu begini gimana mau dapat duit.. hikss…

Aku sempat menghibur diriku sendiri dengan mencoba berpikir positif. Mungkin tu kantor ada gensetnya. Tapi sekali lagi nih, kalau memang ada gensetnya harusnya mereka tidak menyalakan semua lampu taman yang tidak perlu. BOROS!

Cobalah untuk lebih hidup sederhana dan bersikap seperti orang kebanyakan yang merasa sedih karena hampir setiap hari nggak siang nggak malam gelap terus. 

Bye everybody.

November 15, 2007

Holaa

Filed under: Daily Diary

Hi everyone!

Lama tidak bersua, kangen bangettt nih ama blog. Dah dua minggu ini aku jarang main ke warnet, soalnya operator wnet nya sudah datang ..senang banget bisa banyak di rumah, masak lagi, bersih2 rumah lagi, baca buku lagi, nonton tv lagi trus bisa tidur siang lagi. Kegiatan favorite tuh..

btw, hari ini ada pengalaman seru, ceritanya nih tadi pagi eh siang ding kira-kira jam setengah dua belas aku ke pasar beli ikan dan sayur kangkung. Udah lama nih ngga bikin ca kangkung emoticon Pas abis beli eh dikasih bonus sama penjualnya seikat kacang panjang, alhamdulillah. Trus aku nyari ikan pengennya sih ikan nila tapi tadi sudah kehabisan jadinya ya beli ikan mas aja. Harganya 25 rb/kg. Karena kami yang makan cuma bertiga jadi aku beli dua ekor aja pas ditimbang cuma sekitar 7 ons harganya 17,5 rb dan di korting 5 ribu jadi 17 rb deh. Sekalian aku minta dibersihkan dan dibuang insangnya. Eh, ternyata dikasih bonus lagi ikan mas dan nila kecil 3 ekor sebesar telapak tangan yang jari2nya dibuang. he.he..he. Alhamdulillah dapat bonus lagi.

Ah, ternyata masih banyak orang2 yang murah hati dan tidak sekedar mementingkan keuntungan semata. Mudah2an Allah selalu melimpahkan rezeki pada mereka yang baik dan murah hati pada orang lain dan membuka hati mereka yang kikir untuk lebih memperhatikan orang lain yang membutuhkan.. Amin.. 

Nah ini cerita tadi pagi, kalau jelang malam tadi lain lagi. Waktu jalan2 sama Ayah can Caca motor kami disalip oleh satu keluarga yang naik motor bebek. Sang anak berada di depan tapi tidak duduk melainkan berdiri. Aku yang melihat hal ini jadi benar2 takut kalau si anak tadi sampai kepeleset dan jatuh. Bahaya kan? Duh.. kadang aku suka berpikir kenapa sih orang2 sering berada di kondisi unsafe seperti itu? Aku nggak habis pikir lho. Atau akunya saja yang terlalu over menanggapinya ya? Entahlah.

Bye everyone 

November 5, 2007

Trip to Bontang

Filed under: Daily Diary

Kemarin (sabtu dan minggu) kita jalan2 ke Bontang. Berkunjung ke rumah Tante Nilam (adiknya ayah) dan Om Doni. Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang (+ 3 jam)dari jam setengah sebelas akhirnya sampai deh ke Bontang. Kita disambut oleh tugu equator dan cuaca yang sangat panas. Tidak ada perubahan yang banyak yang ditampakkan oleh raut wajah kota bontang. Eh iya ada satu ding.. Begitu melewati tugu equator terlihat bangunan megah di sisi kanan jalan. Bangunan yang kukira hotel ini ternyata rumah sakit umum daerah emoticon.

Melewati rute yang berbelok-belok benar2 membuat pusing kepala bagi yang cepat mabok termasuk Caca. Awalnya dia riang banget tapi ketika bontang masih tersisa tujuh puluh empat kilo lagi Caca mabok dan muntah2. Om Agung langsung berjalan pelan2 dan mampir di warung Asri. Minum teh hangat dan makan pisang goreng dulu. Kira2 dua puluh menit kemudian kita kembali meneruskan perjalanan. Alhamdulillah Caca sudah nggak mabok lagi dan dia kembali riang di perjalanan. Selama di perjalanan dia selalu bertanya "sudah mau sampaikah Bun?" Aku cuma menjawab sebentar lagi emoticon.

Sampai di Bontang kita nggak langsung ke rumah tante nilam & om doni tapi nganterin tante lia dulu ke tempat bibinya. Oh ya kita rame2 berangkat ke bontangnya. Aku, Ayah, Caca, Om Agung (adiknya ayah sekaligus yang nyupir he..he), Tante Lia, Emih (mertua om agung) dan Ade Eneng, anaknya om agung yang juga sepupu Caca.  

Nah setelah nganterin tante lia dan emih kita langsung ke rumah tante nilam. Caca sudah berbisik gini "Bun, ntar kalau sampai ke rumah tante nilam aku mau teriak gini, tante niiilammm… (caca berteriak)" Aku bilang iya teriak aja. Eh pas nyampe ternyata dia nggak jadi teriak katanya malu. Lagian tante nilam belum pulang kerja kok yang ada om doni ajaemoticon.

Nggak nyangka Caca senang banget begitu sampai di rumah tantenya. Apalagi begitu dia masuk ke kamar tantenya dia langsung nggak mau keluar. Kaya di hotel katanya (ada ac di kamar tantenya) he.he.. terus dia tidur deh.

Karena capek jadi malamnya kita nggak kemana2. Sebenarnya sih pengen nyari makan di luar, tapi nungguin om agung yang gak datang2 jadinya batal deh. Kita akhirnya makan sate ayam yang bentuknya seperti sate lilit kalau di Bali dan full daging ayam semua. Setelah itu istirahat deh.. huammmm…

Minggu pagi rencana kita mau jalan2. Tante nilam ngajak ke Sekambing tapi nggak jadi deh karena om doni ikutan kerja bakti di kompleks perumahannya. Karena nggak jadi jalan akhirnya kita ke pasar beli ikan mas untuk dikerutup dan ikan bandeng untuk bikin bandeng presto. Aku sempat kaget waktu tau kalau ikan mas disana harganya tiga puluh ribu sekilo emoticon hueekk.. Trus nggak bisa di tawar lagi. Jauh banget bedanya sama Tenggarong yang harganya cuma dua puluh dua sampai dua puluh lima ribu. Kalau ikan bandeng harganya empat belas ribu (di tenggarong 10 - 12 rb). Mahal boww..

Setelah sampai di rumah kita langsung masak2. Terus kita rencana lagi kalau abis makan siang kita jalan2. Eehhh, ternyata nggak jadi lagi karena Caca keburu tidur siang emoticon. Karena Caca tidur jadi aku menyempatkan jalan sebentar ke tempat ibu angkatku ditemani ayah. Ibu angkatku ini adalah ibu dari temanku satu kost dulu saat masih kuliah. Dari sanalah aku tau kalau uwak (ayah angkat) sudah meninggal bulan januari lalu emoticon.

Setelah dari rumah ibu angkatku kami kembali ke rumah tante nilam. Syukurlah Caca belum bangun. Sambil menunggu Caca bangun, aku, ayah, tante nilam dan om doni bercerita tentang banyak hal sambil makan bolu yang dibuat tante nilam. Hmm,yummi.. 

Jam lima om agung datang jemputin kita. Yahhhh.. waktunya pulang deh. Siap-siap…Jam setengah enam kita go. Pulang dulu ya Om, Tante. Da..da..

Kita kemalaman di jalan dan itu membuatku pusing, alhamdulillah nggak sampai muntah. Sampai di samarinda jam sembilan dan setelah istirahat kira2 setengah jam, aku, ayah dan Caca lanjut lagi perjalanan ke Tenggarong. Naa.. kali ini kita naik si living blue yang kemarin di tinggal di tempat om agung.

Oh ya ada cerita dikit nih. Waktu masih di Bontang ayahkan periksa periksa dompetnya dan tidak menemukan stnk motor disana. Trus langsung bilang mungkin disimpan di bagasi motor. Nah begitu sampai di samarinda Ayah langsung sedikit panik dan sempat ngomel padaku karena tidak menemukan stnk di bagasi motor. Mungkin ketinggalan di Tenggarong, pikirku. Sampai di Tenggarong ayah bergerilya mencari kesemua tempat yang sering dipakai ayah untuk menyimpan sesuatu. Tapi tidak ketemu. Ayah kemudian membuka lagi dompetnya dan tak sengaja membuka kantung dompet bagian dalam. yaelllllahhhh, ternyata tu stnk nongol disitu. Dasar ayah pikun. he..he..  upss.. aku juga kadang suka pikun.

Bye everyone emoticon






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham

Dunia Cinta Tempat Berbagi Cinta dan Cerita