Assalamu'alaikum

Dunia Cinta

July 25, 2008

Tamu si uut

Filed under: Daily Diary

Tadi pas lagi menjemur cucian kemarin yang nggak kering ehhh.. saya melihat sesosok makhluk mungil warna hijau yang berkacamata putih emoticon bertamu di sangkarnya uut (nama love bird perliharaan kami). Dia asyik bercanda ria dengan kicauannya dan sahut-sahutan dengan uut. Saya menghentikan sejenak menjemurnya dan memanggil ayah supaya segera melihat kandangnya uut. Kemudian ayah mencoba menangkapnya tapi dia menjauh dan malah naik ke atas pagar.

"Jangan Yah, biarkan saja dia naik ke kandangnya uut," kata saya. Terus terang saya nggak rela kalau love bird cantik ini terbang menjauh emoticon.

Ayah kemudian mencari cara untuk menangkapnya mulai dari memakai sarung sampai memberinya makan tapi tidak mempan. Akhirnya ayah menelpon om Agung dan menanyakan gimana cara menangkapnya. Si Om bilang supaya ambil kawat dan kasih lem tikus.

Saya sempat nggak setuju karena takut kalau tamunya uut jadi menempel dan nggak bisa lepas dari lem.

"Nggak apa-apa Bun, ntar bisa dilepasin kok," sahut ayah sambil menyiapkan kawat dan menempelnya dengan lem tikus.

Nggak sampai sepuluh menit tamu si uut sudah menjejakkan kakinya pada kawat yang digantung ayah di kandangnya uut.  

Hore…emoticontamunya ketangkapemoticon.

Ayah langsung memegangnya dan membersihkan kakinya terkena lem kemudian langsung ayah masukkan ke kandangnya uut. Sekarang uut udah punya teman baru. 

Kira-kira siapa ya pemilik love bird ini? Saya tidak terlalu ambil pusing karena memang di sekitar rumah kita tidak ada tetangga yang punya burung he..he..

Oh ya, persis kemarin tetangga depan rumah kita juga berhasil menangkap burung yang tiba-tiba datang dan bertengger di sangkarnya jabrik, burung kacer kita. Nggak tau juga siapa pemilik burung yang lepas ini. Kita tunggu saja apakah ada yang kehilangan burung dan mencarinya nanti emoticon atau siapa tau nanti juga ada tamu yang akan mengunjungi katara, si burung murai kita emoticon.

 
bye everybody, 

July 19, 2008

Sepatu tertukar

Filed under: Daily Diary

Hari ini merupakan hari terkahir di minggu pertama Caca sekolah. Caca benar-benar full semangat selama seminggu ini. Mudah-mudahan saja begitu juga minggu-minggu ke depan. Dalam seminggu ini perlahan tapi pasti kebiasaan Caca yang susah banget bangun pagi mulai berubah. Waktu masih tk susaaahh banget ngebangunin dia kalau pagi dan biasanya akan memakan waktu setengah jam untuk membuatnya membuka matanya. Alhamdulillah sekarang paling lama sepuluh menit aja dibangunkan dia sudah membuka matanya emoticon.

Hari Senin kemarin (hari pertama sekolah), Caca sudah memiliki banyak cerita seru yang tidak habis diceritakan sepanjang perjalanan pulang menuju rumah. Mulai dari teman baru, perjalanan naik gunung, sampai ketika makan kue saat jam istirahat. Begitu seterusnya sampai hari Jumat kemarin.

Nah, Sabtu ini ada pengalaman yang lebih seru lagi tapi mungkin itu buat saya dan ayahnya sedangkan buat caca bisa jadi ini adalah pengalaman sedih di minggu pertamanya sekolah. Pulang sekolah tadi tiba-tiba caca menangis dan hampir tersedu. Saya heran dan bertanya ada apa. Caca hanya berbisik menjawab pertanyaan saya.

"Sepatu Caca tertukar," katanya sambil berurai air matanya.

Sebenarnya saya pengen ketawa, masa sepatu tertukar aja menangis emoticon tapi saya nggak jadi mengeluarkan tawa saya karena melihat wajahnya yang benar-benar sedih banget.

"Mungkin tadi teman Caca salah ambil. Hari Senin kita tukar ya?" kata saya.

"Nggak mau, Caca mau pakai sepatu lain aja."

"Iya, pakai sepatu lainnya hari Selasa saja, hari Senin tetap pakai sepatu ini terus nanti ditukar sama punya Caca," kata saya menjelaskan lagi.

"Ntar kalau nggak ditukar sepatu Caca nggak balik lagi lho," lanjut saya lagi.

"Sepatunya nanti ayah tandain ya," kata ayah.

Caca diam dengan air mata masih tersisa dibawah garis bawah matanya.

Sampai di rumah caca masih cemberut dan melepas sepatunya dengan sedikit kesal (mungkin) karena dia membuka sepatunya dengan menghentak kaki hingga sepatunya lepas dan meninggalkan sepatunya begitu saja.

"Sabar dong Ca." 

"Hari Senin dipakai lagi ya, ntar bunda sendiri yang tukarin sepatunya," lanjut saya lagi.

Caca masih no comment.

Hhhhhh.. Caca.. Caca..

Bye Everybody 

July 12, 2008

Last Holiday

Filed under: Daily Diary

Gak terasa libur sebulan Caca hanya tinggal 1 hari lagi. Selama liburan kali ini sengaja tidak kami isi dengan jalan-jalan atau rekreasi kemanapun. Kami bertiga hanya di rumah saja, bermain bersama juga belajar. Yahh.. kadang-kadang saja keluar rumah atau ke samarinda kalau kebetulan ada perlu. Alhamdulillah Caca nggak merasa bosan sedikitpun.

Mulai Senin besok Caca akan memasuki babak baru dunia sekolahnya. Cieee…

Dua minggu terakhir ini Caca menghitung setiap hari yang berlalu. Dia tidak sabar menunggu tanggal 14 July. Saya dan ayahnya sering tertawa melihat gayanya yang menghitung hari dengan jarinya sambil tersenyum bangga dan sangat gembira. Bahkan Caca juga heboh mengabarkan pada setiap keluarga kami yang kebetulan menelpon tentang masuk sekolahnya ini. Baju seragam sekolahnya setiap hari di coba dan dia sering mematut dirinya di cermin sambil tersenyum sendiri dan bilang kalau seragamnya bagus sekali.

"Bun, tinggal sepatu yang belum," katanya.

Ya, ntar dibelikan yang baru, begitu kata saya.

Sepatu Caca memang sudah kekecilan jadi memang harus beli yang baru sedangkan buku, tas dan yang lainnya semua sudah disiapkan oleh Caca.

Dewww.. yang mau sekolah, senangnya.. olok saya.

Caca no comment dan hanya tersenyum. 

Selamat bersekolah ya Ca. 

Bye everybody. 

Kenang2an (perpisahan TK)

Filed under: fOtO

Ini foto-foto perpisahan Caca bulan lalu dan baru sempat di posting sekarang.

1. Sebelum masuk gedung foto bareng Ayah

 

2. Persiapan menari tari aceh

 

3. Tampil di panggung

 

4. Menerima penghargaan dari sekolah dan yayasan

5. Caca bareng sahabatnya Deby

 

6. Bareng Sherin dan Deby

 






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham

Dunia Cinta Tempat Berbagi Cinta dan Cerita