Tamu si uut
Tadi pas lagi menjemur cucian kemarin yang nggak kering ehhh.. saya melihat sesosok makhluk mungil warna hijau yang berkacamata putih
bertamu di sangkarnya uut (nama love bird perliharaan kami). Dia asyik bercanda ria dengan kicauannya dan sahut-sahutan dengan uut. Saya menghentikan sejenak menjemurnya dan memanggil ayah supaya segera melihat kandangnya uut. Kemudian ayah mencoba menangkapnya tapi dia menjauh dan malah naik ke atas pagar.
"Jangan Yah, biarkan saja dia naik ke kandangnya uut," kata saya. Terus terang saya nggak rela kalau love bird cantik ini terbang menjauh
.
Ayah kemudian mencari cara untuk menangkapnya mulai dari memakai sarung sampai memberinya makan tapi tidak mempan. Akhirnya ayah menelpon om Agung dan menanyakan gimana cara menangkapnya. Si Om bilang supaya ambil kawat dan kasih lem tikus.
Saya sempat nggak setuju karena takut kalau tamunya uut jadi menempel dan nggak bisa lepas dari lem.
"Nggak apa-apa Bun, ntar bisa dilepasin kok," sahut ayah sambil menyiapkan kawat dan menempelnya dengan lem tikus.
Nggak sampai sepuluh menit tamu si uut sudah menjejakkan kakinya pada kawat yang digantung ayah di kandangnya uut.
Hore…
tamunya ketangkap
.
Ayah langsung memegangnya dan membersihkan kakinya terkena lem kemudian langsung ayah masukkan ke kandangnya uut. Sekarang uut udah punya teman baru.
Kira-kira siapa ya pemilik love bird ini? Saya tidak terlalu ambil pusing karena memang di sekitar rumah kita tidak ada tetangga yang punya burung he..he..
Oh ya, persis kemarin tetangga depan rumah kita juga berhasil menangkap burung yang tiba-tiba datang dan bertengger di sangkarnya jabrik, burung kacer kita. Nggak tau juga siapa pemilik burung yang lepas ini. Kita tunggu saja apakah ada yang kehilangan burung dan mencarinya nanti
atau siapa tau nanti juga ada tamu yang akan mengunjungi katara, si burung murai kita
.
bye everybody,


